Jenis-Jenis Kapal Penumpang ( Passenger Ship ) Dan Sejarahnya.


Beberapa jenis kapal pertama yang bisa diterangkan Mamang ialah type kapal dari spesies yang disebut kelompok spesies kapal-kapal naga ups....tujuannya kapal niaga atau dalam bahasa penjajah disebutkan commercial Ship atau disebutkan merchant ship. Type kapal niaga banyak sekali bergantung dari apa benda atau barang yang akan dimuat. Pada dasarnya, kapal niaga dibagi dua type yakni Kapal Barang (cargo ship) serta kapal penumpang (Passanger Ship).

Untuk yang kali pertamanya si Mamang akan menerangkan kapal niaga type Passanger ship terlebih dulu mengingat minimal type kapal ini serta lebih gampang untuk diterangkan.

Pengertian Kapal Penumpang (Passenger Ship?


Kapal penumpang ialah satu kapal yang dipakai maskapai perkapalan atau persendirian dengan muatan intinya ialah penumpang atau orang. Sedang kapal barang/kargo yang mempunyai ruang fasilitas untuk berisi penumpang dengan hanya terbatas tidak dapat di kelompokkan jadi kapal penumpang.

Jenis-Jenis Kapal Penumpang

Kapal Titanic adalah kapal penumpang paling besar pertama di dunia dengan daya jelajah yang benar-benar jauh yakni akan menyambungkan dua benua Eropa serta Amerika.

RMS Titanic, itu panggilan dari kapal Titanic, RMS singkatan dari Royal Mail Ship (tolong betulkan bila salah) ialah Kapal Penumpang termewah pada saat itu serta paling besar di dunia milik satu diantara maskapai pelayaran White Star Line yang dibuat di Harland and Wolf Shipyard in Belfast, serta saat ini ialah North Ireland

Kapal yang direncanakan oleh Insinyur-insinyur yang sudah memiliki pengalaman dibidangnya dengan pemakaian tehnologi tercanggih di jamannya pada akhirnya terbenam bersama dengan kesombongan-kesombongan mereka yang menurut klaim mereka kapal itu tidak bisa terbenam. Itu ujian dari Tuhan untuk beberapa orang yang sombong!

Kapal Titanic mengawali pelayarannya untuk kali pertamanya pada tanggal 10 April 1912, dengan Capten. Edward J. Smith jadi Master Titanic waktu itu.

Jenis-Jenis Kapal Penumpang

RMS Titanic dapat digolongkan jadi kapal niaga (commercial) karena menurut International Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS) semua type kapal penumpang adalah type kapal niaga (commercial).

Kapal-kapal penumpang pelacak dapat disebutkan kapal pesiar (Cruise ship) atau disebutkan Ocean Ship sebab daya jelajajnya yang melalui samudera.

Baca Juga: Jadwal Kapal Binaiya

Dalam perubahannya, Cuise Ship pada zaman saat ini mendapatkan banyak sentuhan yang berlainan dibandingkan kapal-kapal pada zaman lampau yang berkesan classic serta kurang menghiraukan keselamatan di laut.

International Maritime Organization (IMO) atau dahulu diketahui dengan nama Inter-Governmental Maritime Consultative Organization (IMCO) yang ditubuhkan di jenewa pada tahun 1948, Selanjutnya bertukar nama dengan IMO pada tahun 1982. Dalam perjalanan riwayat IMCO ialah organisasi kemaritiman yang mengamati keselamatan laut yang dibuat oleh organisasi bawahan PBB. Organisasi kemaritiman sebetulnya sudah tercipta jauh sebelum organisasi ini ditubuhkan. Serta berinisiatif membantuk akta keselamatan di laut Safety of Life at Sea Convention (SOLAS) yang pertama-tama di aplikasikan pada tahun 1914 yakni dua tahun sesudah tragedi Titanic. Ini dikerjakan jadi kelanjutan dari aksi preventive atas tragedi yang menipa TITANIC.

Selanjutnya IMCO pertama-tama lakukan pembaruan SOLAS yang diawali pada tahun 1960 serta usai pada tahun 1974 ikuti keselamatan serta tehnologi terbaru. Semenjak itu IMCO mulai mengetatkan peraturan-peraturan keselamatan di laut serta jadi referensi buat pembangun, perencana serta pemilik-pemilik kapal jadi ketentuan kapal dapat wajar laut.

Jenis-Jenis Kapal Penumpang

Nah jika kapal ini mah bener-bener jadi kapal penumpang, meskipun tidak tutup peluang bila didalamnya dikerjakan oleh beberapa orang yang memang ingin maksiat. Kapal ini meskipun jadi kapal penumpang, tetapi diperlengkapi dengan beberapa sarana hiburan. Ada karaoke, ada twenty one ada pub serta ada cafetaria. Kapal ini dipakai untuk arah jarak jauh yang benar-benar pas untuk negara Indonesia yang dipisah oleh pulau-pulau yang benar-benar berjauhan. Kapal berikut yang menyambungkan bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Untuk penumpang kere jenis Mamang yang masih berstatus "mahasiwah" yang hanya dapat beli ticket kelas ekonomi, sudah satu keuntungan yang besar sekali bila memperoleh kapling dipojokan dengan mengadakan tikar, atau di bawah tangga, atau dimuka resepsionis dek 7, sebab jika mendekati hari raya sekurang-kurangnya mendapatkan tempat di geladak luar dek teratas samping mushola.

Ferry


Kapal penumpang type lain ialah Ferry perbedaannya menurut Mamang, ferry ialah kapal penyebrangan dalam arah jarak dekat atau disebutkan disebut transportasi pantai, sungai serta danau.

Tidak hanya mengangkat penumpang, kapal ferry biasa dipakai untuk mengangkat beberapa barang keperluan menekan seperti sayuran, daging, serta bahan makanan yang lain yang dikemas dalam container yang berpendingin (refrigerated container). Diluar itu kadang-kadang kapal ini mengangkat beberapa barang curah yang lain yang memiliki dikit seperti biji-bijian yang dikemas dalam goni atau wadah tertutup yang lain km binaiya

Roro Ferry


Apa ada hubungan di antara Nyi Roro Kidul yang kuasai pantai selatan dengan kapal ini? Apa saudara maranya? Bukan ya.

Roro di sini ialah singkatan dari Roll on roll off. Kapal ini manfaatnya seperti jadi jembatan yang bergerak. Namanya jembatan, apa pun dapat melewatinya, ingin mobil, ingin bus, ingin teksi, ingin bemo, ingin becak, ingin ojek bechek… atau odong-odong.

Sesuai namanya roll off roll on atau roll off roll on (seperti nama pewangi ketek!) ialah satu kapal ferry yang memiliki dua lubang pintu masuk depan serta pintu keluar belakang. Penumpang dan bawaan terhitung mobil, montor becak itu masuk dari pintu depan keluar dari pintu belakang. Jadi mobil tidak perlu parkir untuk keluar. Benar-benar sederhana serta effisien toh?

Tempat muatan untuk kendaraan-kendaraan diletakkan pada geladak penting (main deck) serta bawah main dek (under main deck) untuk type RORO yang semakin besar. sedang penumpang diletakkan pada dek 1, 2 serta 3 bergantung dari berapakah besar kapal itu.

Kapal ferry type ini telah dipakai oleh Indonesia lama, kapal-kapal berikut yang menyambungkan pulau sumatera dengan Jawa, pulau jawa dengan bali, pulau jawa dengan madura, pulau batam dengan Pulau Bintan serta pulau-pulau yang lain di Indonesia.

Jadi mobil orang Aceh yang ada diujung barat Indonesia dapat sampai ke Bali atau ke Madura dengan nyetir sendiri.

Belum ada Komentar untuk "Jenis-Jenis Kapal Penumpang ( Passenger Ship ) Dan Sejarahnya."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel